Monday, May 29, 2017

Pengalaman Pap Smear di Prodia

Assalamualaikum.

Sebenernya mau melanjutkan postingan mengenai jalan-jalan di Bangka. Tapi apalah daya ternyata hardisk ga kebaca. Huhu sedih. Jadilah, mau beranjak cerita yang lain dulu yaa.

Isu mengenai kanker serviks cukup sering diberitakan akhir-akhir ini. Apalagi Indonesia baru saja kehilangan salah satu cancer survivor-nya, setelah melawan kanker serviks selama beberapa tahun belakangan ini. Turut berduka cita atas meninggalnya almh mba Jupe :(.
(recently update : june)

Hal ini membuat saya terhenyak. Bahwa kanker serviks tidak bisa diabaikan. Salah satu deteksi dini kanker serviks adalah dengan melakukan pap smear. Ibu-ibu di grup BC June sudah ada beberapa yang melalakukan pap smear. Saya juga terinspirasi juga ingin melakukan pap smear. Namanya mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, kan? Saya ga akan membahas lebih jauh mengenai kanker serviks atau pap smearnya, buibuu.. Karena ini bukan ranah saya hahaha. Takut sesat ilmu. Saya cuma mau cerita tentang pengalaman pap smear di Prodia waktu bulan lalu di Bekasi. Postingan ini tidak mengandung unsur promosi yaa haha.

Wednesday, May 17, 2017

Review Kedai Tung Tau Sungailiat - Bangka Day 1

Assalamualaikum.

Haaai! Tebak saya dimana? Di Bekasi dong!
Allah kadang ngasih kejutan secepat itu. Baru saya nulis jetlag di instagram. Jetlag kebanyakan naik pesawat kesana kesini. Pengennya stay dulu di Palembang sampai lebaran. Tau-tau sejam kemudian, suami ngasih kabar kalo kita harus ke Jakarta karena dia harus pendidikan sebulan. Here I am. Ngungsi di Bekasi. Seneng-seneng sedih rasanya haha. Sudahlah, mumpung di Bekasi, mari kita nikmati sesuatu yang mahal. Akses internet! Yaaaayy ada wifi! Saatnya update blog. Bismillah! 

Setelah capek main-main di pantai Matras dan Tanjung Kelayang, kami kembali ke Hotel Citra. Kami istirahat sambil menunggu sholat maghrib dan Isya. Seusai sholat, kami memutuskan untuk mencari makan malam ke tengah kota Sungailiat. Berdasarkan review-review, ada sebuah kedai kopi yang terkenal di kota Sungailiat, yaitu Kedai Tung Tau. Meluncurlah kami kesana. Kedai Tung Tau ini cukup mudah dicari. Tinggal lurus saja dari jalan utama Sungailiat, lalu ada pertigaan ke kiri, ambil yang kiri. Tadaaa, nanti ketemu deh itu kedainya. Kedai Tung Tau juga ada di Pangkal Pinang. Tapi kali ini yang saya kunjungi adalah Kedai Tung Tau yang ada di Sungailiat. Sungailiat adalah ibukota Kabupaten Bangka.



Saturday, May 6, 2017

Pantai Matras dan Pantai Tanjung Kelayang - Bangka Day 1

Assalamualaikum.


Hi there! Here i am. (Still) from Palembang.
Hampir setahun kayaknya saya ga nulis melalui laptop. Semenjak saya pindah ke Palembang. Sulit banget rasanya mau pegang laptop. Siang jagain anak.  Masak. Ngurusin lapak buku di ig @hafizhlibrary. Silakan main-main yaa. Malem keburu tepar. Huaaaa. Banyak banget kunjungan ke tempat wisata yang belum sempet ditulis. Banyak banget curhatan yang kayaknya cuma nyangkut di otak. 

Bismillah yaaa..cicil satu satu nulisnyaa.

Postingan terakhir itu tentang jalan-jalan di Bangka bulan Agustus 2016. Sekarang udah hampir Agustus 2017. Antara pengen ketawa sama pengen nangis rasanya. Hidup tanpa nulis blog membuat saya merasa saya kehilangan setengah nyawa. Iya.  Karena saya menulis untuk menyembuhkan diri sendiri.

Bangka, 27 Agustus 2016

Setelah menempuh perhalanan dari Pangkal Pinang – Sungailiat selama satu jam, kami istirahat terlebih dahulu di Hotel Citra. Karena si bayi gak mau tidur-tidur dan pecicilan, akhirnya kami memutuskan untuk jelajah pantai jam dua siang. Kebayang ga teriknya kayak apa? Gapapa lah yaa mumpung lagi di Bangka. Pantai tujuan pertama  di Bangka adalah Pantai Parai Tenggiri. Saya inget banget kalo Pantai Parai Tenggiri ini bagus. Batu-batunya banyak. Oke sip, bapak suami setuju. Cukup bermodalkan google maps, triiing, keliatan lah rute yang kita mau tuju. Ternyata, jarak dari hotel menuju pantai Parai Tenggiri tidak terlalu jauh. Setelah 20 menit, kami sampai di pantai Parai Tenggiri. Dan tiba-tiba hujan deras. Langitnya gelap sekali. Akhirnya kami urung ke pantai Parai Tenggiri. Lalu kami masuk mobil lagi. Kami mengubah tujuan kami, ke Pantai Matras. Lalu langit kembali cerah. Simak kunjungan kami ke pantai Matras dan pantai Tanjung Kelayang yaa.



Tuesday, March 21, 2017

Hai from me :)

Assalamualaikum.

Haaaaaii!! Maafkan blog yang mati suri yaaa karena saya lagi mainan instagram banget hihi. Ceritanya sekarang saya jadi Book Advisor-nya Mizan. Punya bakul buku di instagram @hafizhlibrary. Membantu menebarkan virus membaca ke segala kalangan. Niatnya. Tapi saya belum sempet posting-posting yang mendidik orang-orang tentang pentingnya baca buku. Tapi, i will do it soon. Book Advisor ini cukup menyita waktu saya. Seriously. Saya banyak belajar tentang marketing, soft selling, photo editing, even parenting. Love being here. Main-main yaa ke IG sayaa. 

Arsena gimanaa? Hamdallah he's finee..sudah bisa lariiiii..sudah bisa bicara dua kata hihi. Cuma 1 keluhannya, susah tidur aja.

Bapak suami gimana? Sehat alhamdulillah..udah happy kerjanya ya pii..Lagi deg-degan aja dia menjelang tengah tahun menanti SK baru. Kemana lagi kitaa?

Intinya gitu duluu..
We are all fine..masih terus berdoa sama Allah biar dikasih kekuatan untuk tinggal di tanah rantau. Semoga sehat lahir batin. 

Ohyaa..soal hari ini..tetiba ada postingan di facebook..tujuh tahun lalu..waktu jaman ke ujung genteng..hoaaaaaah..how i miss the days nenteng-nenteng ransel!!! Semoga ada rezekinya jalan-jalan lagiii..amiin!

Doain saya bisa rajin nulis yaaa..saya masih utang postingan banyak bangeeet..see youuu! 

Wassalamualaikum

Wednesday, December 28, 2016

Lika-liku MPASI Arsena

Assalamualaikum.

Hari ini exactly setahunan Arsena mulai makan (26 des 15). Yes, dia memulai mpasi lebih cepat beberapa hari karena beratnya ga naik dari bulan lalu. Begitu dokter bilang boleh, besoknya saya langsung beli labu parang. Kukus terus blender kasih ke Arsena. Kenapa labu parang? Ga ada alesan khusus siih, cuma pas liat labu parang di pasar seger banget..yaudah dibeli deh #alesanapaini..percobaan pertama berhasil sih..anaknya makan lahap..Baru besok-besoknya saya nyusun menu berdasarkan who..dua minggu menu tunggal..lanjut menu 4 bintang. Harus pinter-pinter milih menu, kalo engga ya bisa sembelit.

Saya ga stick to the rules, dimana menu tunggal mesti dibejek-bejek atau diparut. Saya blender aja semua. Demi kewarasan bersama kan ya haha. Saya mulai juggling ketika masuk menu 4 bintang, ini proteinnya apa, hewaninya apa, nabatinya apa, sayurnya apa, karbonya apa. Biasanya, saya stok lauk dalam porsi kecil-kecil biar waktu mau dipakai, tinggal ambil di
kulkas. Contohnya, saya bikin daging giling, tumis pake bawang putih terus simpan di plastik kecil-kecil. Atau saya beli ikan salmon, terus potong kecil-kecil, masuk freezer. Oiya, kalo mau praktis, bisa pake slowcooker untuk masak bubur 4 bintangnya. Then i aint that so lucky..Arsena ga doyan bubur nasi. Plek emaknyaaa 😂😂 Lalu kerepotan pun dimulai...